Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

Jakarta, 31 Juli 2026 – ConnectX resmi merayakan satu tahun perjalanannya melalui ConnectX Founder & Builder Summit 2026, sebuah forum yang mempertemukan founder, pemilik bisnis, investor, profesional, dan pemimpin industri untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang baru, serta mendorong pertumbuhan ekosistem kewirausahaan Indonesia.

Diselenggarakan di Garuda Spark Innovation Hub, Ganara Art, Jakarta, acara ini mendapat dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), Garuda Spark Innovation Hub, dan Ganara Art, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendorong inovasi, kewirausahaan, dan transformasi digital di Indonesia.

Founder & Builder Summit menghadirkan pembicara dari berbagai perusahaan dan organisasi terkemuka, yaitu Loïc Caudan (Founder & Fractional CRO, Vonerio), Arif Fajar Saputra (CEO Ibunda.id & Co-Founder Nuxcle), Fahri Reza (Partner TAKA Lab), Ferry Bayu (Co-Founder & CEO VRITIMES), Dwi Andi (Founder Sanggabiz), Tomson Edisianto (Head of Employee Workplace Solutions HSBC Indonesia), Eldo Kusuma (Senior Investment Associate SPIL Ventures), serta Faris (Founder Beyond Indonesia). Seluruh diskusi dipandu oleh Ika Afifah, Founder ConnectX.

Acara ini turut didukung oleh HSBC Indonesia, Beyond Indonesia, Sundix, Glowific, Wikinara, Miels, dan Mie Nian sebagai sponsor, bersama VRITIMES dan Y2F Media sebagai media partner, serta Sanggabiz, TAKA Lab, Kula by Mekari, Maleo AI, Indonesia Brand Circle (IBC), dan Teman Kreatif sebagai community partner.

Berbeda dengan acara networking konvensional, ConnectX Founder & Builder Summit menghadirkan konsep Founder Spotlight, Business Pitching, Curated Business Matchmaking, Investor & Partner Networking, serta Networking Dinner, sehingga peserta tidak hanya bertukar kartu nama, tetapi juga mendapatkan kesempatan memperkenalkan bisnis, mencari investor, partner strategis, klien, co-founder, maupun anggota tim dalam format yang lebih terstruktur dan efektif.

Berawal dari Titik Terendah Menjadi Misi Membangun Ekosistem

Di balik lahirnya ConnectX terdapat perjalanan pribadi Founder-nya, Ika Afifah, yang memulai semuanya dari titik terendah dalam hidupnya.

Setahun lalu, Ika memutuskan meninggalkan startup yang telah ia bangun selama hampir tiga tahun. Keputusan tersebut bukan karena bisnisnya gagal, melainkan karena ia memilih menjaga kesehatan mental setelah mengalami konflik internal dengan co-founder.

Sebagai seorang founder, meninggalkan perusahaan yang telah dibangun dari nol hingga berkembang ke pasar global bukanlah keputusan yang mudah.

Alih-alih langsung membangun perusahaan baru, Ika mulai aktif membuat konten edukasi mengenai startup, bisnis, pendidikan, karier, dan women empowerment di media sosial, sambil melakukan perjalanan dan bertemu dengan founder dari berbagai negara.

Dari percakapan-percakapan tersebut, ia menyadari bahwa hampir semua founder menghadapi tantangan yang sama.

Mereka kesulitan menemukan investor.

Kesulitan menemukan co-founder.

Kesulitan menemukan partner bisnis.

Kesulitan menemukan anggota tim yang tepat.

Di sisi lain, para profesional juga mengalami kesulitan menemukan peluang yang benar-benar sesuai dengan keahlian dan tujuan karier mereka.

Padahal sebagian besar telah mencoba berbagai cara, mulai dari menghadiri konferensi, networking event, mengirim cold message di LinkedIn, hingga meminta referensi dari relasi.

Namun hasilnya sering kali belum mempertemukan mereka dengan orang yang tepat.

Dari Komunitas Menjadi Platform AI

Awalnya, ConnectX tidak dibangun sebagai startup teknologi.

ConnectX lahir sebagai media dan komunitas yang membahas startup, bisnis, pendidikan, karier, dan pemberdayaan perempuan.

Hanya dalam waktu satu bulan setelah diluncurkan, ConnectX berhasil memperoleh jutaan impresi secara organik, menarik ribuan anggota komunitas, dan mendapat kesempatan berpartisipasi dalam Tech in Asia Conference 2025.

Dalam momentum tersebut, ConnectX mengembangkan sebuah AI-powered event matchmaking yang membantu peserta menemukan event dan koneksi paling relevan berdasarkan minat, profil, dan preferensi masing-masing.

Inovasi tersebut membawa ConnectX menjadi salah satu startup yang terpilih dalam Google for Startups AI Solutions Lab, kemudian bergabung dalam NVIDIA Inception Program, serta Alibaba Cloud AI Catalyst Program.

Namun justru dari ratusan percakapan selama meetup komunitas, lahirlah ide yang mengubah arah ConnectX.

Founder dan profesional selalu mengeluhkan masalah yang sama:

“Bagaimana cara menemukan investor?”

“Bagaimana mencari co-founder?”

“Bagaimana mendapatkan partner bisnis?”

“Bagaimana menemukan anggota tim yang benar-benar cocok?”

Pertanyaan tersebut terus berulang.

Dari situlah ConnectX menyadari bahwa masalah utamanya bukan kurangnya peluang.

Melainkan sulitnya mempertemukan orang yang tepat dengan peluang yang tepat.

Hal inilah yang mendorong ConnectX melakukan pivot menjadi AI-powered startup connection platform, yang membantu founder, business owner, investor, builder, dan profesional menemukan koneksi yang relevan melalui AI, compatibility analysis, dan intelligent matchmaking.

Merayakan Satu Tahun Bersama Komunitas

Founder & Builder Summit 2026 menjadi simbol perjalanan satu tahun ConnectX sekaligus bentuk apresiasi kepada komunitas yang telah tumbuh bersama sejak hari pertama.

Dalam sambutannya, Founder ConnectX Ika Afifah menyampaikan bahwa seluruh perjalanan ConnectX tidak mungkin terjadi tanpa dukungan komunitas.

“ConnectX tidak akan pernah ada tanpa dukungan ribuan founder, business owner, profesional, investor, dan seluruh ekosistem yang percaya kepada kami sejak hari pertama. Semua cerita, tantangan, dan masukan dari komunitas menjadi alasan kami terus membangun ConnectX. Summit ini adalah bentuk rasa terima kasih kami kepada semua orang yang telah tumbuh bersama kami.”

Saat ini ConnectX telah membangun komunitas yang terdiri dari lebih dari 5.000 founder, business owner, builder, dan profesional, serta terus mengembangkan platform berbasis AI untuk membantu mempercepat proses menemukan partner bisnis, investor, co-founder, anggota tim, maupun peluang karier.

Memasuki tahun kedua, ConnectX menargetkan pengembangan teknologi AI yang lebih personal, perluasan kolaborasi dengan berbagai institusi dan perusahaan, serta memperkuat posisinya sebagai platform yang menghubungkan para builder dan peluang terbaik di Indonesia maupun Asia Tenggara.

“Kami percaya, startup hebat tidak dibangun sendirian. Startup hebat dibangun ketika orang yang tepat dipertemukan pada waktu yang tepat.” – Ika Afifah, Founder ConnectX

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *